Lonjakan Pengguna Data, Intikom Gandeng Huawei Tingkatkan Teknologi Interkoneksi Data Center

  • April 21, 2021
  • News

Interconnection

Covid-19 telah mengubah cara karyawan perkantoran bekerja, mulai dari konsep Working From Home (WFH), penggunaan platform video conference sebagai ganti rapat tatap muka, hingga digitalisasi data yang dahulu dilakukan secara manual, membuat perusahaan lebih mengandalkan data digital sebagai sumber informasi utama, dan oleh karena itu penyimpanan data dilakukan secara tersebar untuk menghindari permasalahan akan hilangnya atau kerusakan data yang mungkin terjadi, dengan menyiapkan Disaster Recovery Center atau Data Center tambahan baik dalam bentuk private maupun public baik dalam bentuk on-premise atau cloud.

Ichsan Adenan selaku Sales Director PT. Intikom Berlian Mustika, mengatakan “Dengan pertumbuhan data digital yang pesat dan keterbatasan perangkat jaringan yang ada, dan ketersediaan data yang semakin terpencar dengan adanya Cloud membuat perusahaan perlu mengadopsi solusi yang memampukan perusahaan untuk mengirimkan data secara efisien, cepat dan aman, tanpa merugikan pengguna baik konsumen maupun pekerja dan salah satu solusinya adalah dengan menggunakan solusi DWDM.”

Oleh karena itu, Intikom Berlian Mustika menggandeng Huawei sebagai pelopor teknologi digital di sector ICT (Information, and Communication Technology), memperkenalkan solusi DWDM dengan kapasitas pengiriman data 100G ke atas, yang sesuai untuk penggunaan jaringan data pusat, backbone dan jaringan metro yang digunakan untuk interkoneksi Data Center, ISP, Perbankan, Manufaktur, dan sektor perusahaan lainnya.

Solusi DWDM Huawei tidak hanya berfokus pada kecepatan pengiriman data, tetapi juga menerapkan intelijen, keamanan meminimalisasi kompleksitas Operation & Management (O&M) dalam memonitor dan mengoperasikan. Oleh karena itu, Huawei Technologies memperkenalkan solusi DWDM dengan platform Next-Generation OTN, dan Liquid OTN yang dicapai dengan OptiXtrans dan OptiX OSN Series.

Mr Chiva, sebagai Huawei Indonesia Enterprise Transmission & Access Solution Manager, menyampaikan sebagai respon terhadap tantangan DCI, Huawei telah berfokus pada R&D dan inovasi tanpa henti untuk membentuk ulang perangkat transmisi optik konvensional di pusat data dari tiga dimensi: biaya transmisi yang lebih rendah, instalasi yang cepat, dan menyederhanakan O&M. Huawei memberikan kapasitas transmisi single-fiber yang terdepan di industri untuk terus-menerus mengurangi biaya transmisi per-bit dan memaksimalkan nilai fiber tersebut. Selain itu, koneksi fiber dan konfigurasi disederhanakan untuk mendapatkan instalasi yang cepat, membantu pelanggan mempercepat layanan. Huawei juga memperkenalkan fitur O&M cerdas seperti proactive detection dan warning of fiber dan optical-layer faults untuk menyederhanakan O&M.

Huawei telah membuka industri cerdas pertama produk DCI, Huawei OptiXtrans DC908, dirancang khusus untuk pasar enterprise, produk ini memberikan ultra-high bandwidth, mendukung upgrade hingga 88T per fiber, dan memungkinkan seleksi fleksibel dari singel-wavelength 100G sampai 800G, memenuhi persyaratan bandwidth enterprise selama 10 tahun ke depan serta membantu perusahaan mengembalikan investasi. Fungsi software cerdas diperkenalkan untuk menyederhanakan instalasi, mengurangi device commissioning workload, mempersingkat waktu implementasi menjadi 8 menit, dan memudahkan operator. Selain itu, produk ini dapat memprediksi fiber faults dan mendiagnosa secara akurat dalam waktu singkat, mencapai O&M cerdas.

 

 

Archives

Categories